RISET Mengapa kita Menyukai KOPI PAHIT?

RISET Mengapa Kita Menyukai Kopi Pahit?
Hasil temuan baru menunjukkan bahwa orang mungkin secara genetik cenderung menyukai rasa minuman tertentu.

Rasa pahit kopi secara teoritis harus mendapat respons negatif dari orang-orang, namun minuman ini adalah salah satu minuman yang paling banyak dikonsumsi di dunia berdasarkan hasil riset.

Dataset pertama berasal dari studi skala besar kembar Australia yang menunjukkan riset hubungan antara varian genetik dan riset bagaimana orang merasakan selera yang berbeda.

Sebuah riset penelitian baru-baru ini menyimpulkan lagi bahwa minum kopi dapat membentuk bagian dari diet sehat.

Mengapa Kita Menyukai Kopi Saat Pahit?
Mengapa Kita Menyukai Kopi Saat Pahit?

Yang dimaksud peminum kopi berat adalah seseorang yang minum lebih dari 4 cangkir sehari sementara minum teh berat lebih dari 5 gelas setiap hari.

Para ilmuwan riset menentukan bahwa seseorang yang lebih peka terhadap rasa pahit kafein lebih banyak minum kopi.

Mungkin terdengar membingungkan bahwa orang yang lebih sensitif terhadap rasa pahit kafein lebih cenderung menjadi peminum kopi berat, tetapi para peneliti studi mungkin tahu mengapa.

Ada kemungkinan bahwa peminum kopi reguler mengembangkan kemampuan untuk mendeteksi kafein atau sekadar merasakannya.

"Riset Studi ini memberikan beberapa jawaban tentang mengapa orang-orang tertentu berisiko lebih tinggi mengonsumsi minuman pahit ini," kata penulis pertama Jue Sheng Ong, mencatat bahwa penelitian ini juga memberikan beberapa temuan menarik selain kopi.

Kami sekarang sedang memperluas riset studi untuk mengevaluasi apakah gen rasa pahit memiliki implikasi pada risiko penyakit, dan kami akan mencoba juga mengeksplorasi dasar genetik dari profil rasa lain seperti manis dan asin.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "RISET Mengapa kita Menyukai KOPI PAHIT?"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel